User, Group, dan Permission Linux: Dasar Keamanan Sistem – Perwira Learning Center

 


User, Group, dan Permission Linux: Dasar Keamanan Sistem

Meta Description SEO: Pahami konsep multi-user Linux, user dan group, permission (r,w,x), numeric permission, serta command chmod dan chown untuk keamanan sistem.

Keyword Utama: Permission Linux, User Linux, chmod, chown

Latar Belakang

Sistem keamanan adalah aspek penting dalam Linux yang harus dipahami pelajar SMK jurusan IT. Linux adalah sistem multi-user dimana banyak pengguna bisa mengakses sistem bersamaan. Memahami user, group, dan permission penting untuk menjaga keamanan data dan mencegah akses tidak sah. Skill ini sangat dibutuhkan untuk posisi system administrator dan IT support.

Alat yang Digunakan

  • Web browser
  • Search engine
  • Platform Blogger
  • AI sebagai alat bantu pemahaman konsep

Konsep Multi-User Linux

Linux dirancang sebagai sistem multi-user dimana banyak pengguna bisa login bersamaan tanpa saling mengganggu. Setiap user punya lingkungan kerja sendiri, file pribadi, dan hak akses berbeda.

Setiap user diidentifikasi dengan username dan User ID (UID). Root user atau superuser punya UID 0 dan akses penuh ke sistem. User biasa punya UID mulai 1000 ke atas. Sistem permission menjaga agar user hanya bisa akses file miliknya sendiri.

Pengertian User dan Group

User adalah akun yang mewakili pengguna sistem. Setiap user punya username, password, home directory, dan shell. Ada tiga jenis user:

  • Root user: Administrator dengan privilege tertinggi
  • Regular user: User biasa untuk penggunaan sehari-hari
  • System user: Digunakan oleh service dan aplikasi

Group adalah kumpulan user yang punya kebutuhan akses sama. Dengan group, admin bisa mengatur permission untuk banyak user sekaligus. Setiap user minimal jadi anggota satu group (primary group) dan bisa jadi anggota beberapa group lain (secondary group).

File Konfigurasi User dan Group

/etc/passwd

Menyimpan informasi semua user. Format: username:x:UID:GID:nama_lengkap:home:shell

Contoh:

john:x:1001:1001:John Doe:/home/john:/bin/bash

/etc/shadow

Menyimpan password terenkripsi. Hanya bisa diakses root untuk keamanan.

/etc/group

Menyimpan informasi group. Format: nama_group:x:GID:anggota

/etc/gshadow

Menyimpan password group dan info keamanan group.

Konsep Permission Linux (r, w, x)

Linux menggunakan tiga jenis permission:

r (read) = Izin membaca

  • Untuk file: Bisa baca isi file
  • Untuk direktori: Bisa lihat daftar isi direktori

w (write) = Izin menulis

  • Untuk file: Bisa edit dan simpan perubahan
  • Untuk direktori: Bisa buat atau hapus file dalam direktori

x (execute) = Izin eksekusi

  • Untuk file: Bisa jalankan file sebagai program
  • Untuk direktori: Bisa masuk ke direktori dengan cd

Owner, Group, dan Other

Permission Linux dibagi untuk tiga kategori:

Owner: User yang memiliki file

Group: Anggota group yang dimiliki file

Other: Semua user lain

Format permission: -rwxr-xr--

  • Karakter 1: Tipe file (- untuk file biasa, d untuk direktori)
  • Karakter 2-4: Permission owner (rwx)
  • Karakter 5-7: Permission group (r-x)
  • Karakter 8-10: Permission other (r--)

Contoh -rw-r--r--:

  • File biasa
  • Owner: read + write
  • Group: read saja
  • Other: read saja

Numeric Permission

Permission bisa ditulis dengan angka 0-7:

  • r (read) = 4
  • w (write) = 2
  • x (execute) = 1

Dijumlahkan untuk dapat satu digit:

  • rwx = 4+2+1 = 7
  • rw- = 4+2 = 6
  • r-x = 4+1 = 5
  • r-- = 4
  • --- = 0

Contoh permission lengkap:

  • 755: Owner rwx (7), Group r-x (5), Other r-x (5)
  • 644: Owner rw- (6), Group r-- (4), Other r-- (4)
  • 700: Owner rwx (7), Group --- (0), Other --- (0)
  • 777: Semua rwx (tidak disarankan, tidak aman!)

Perintah chmod dan chown

chmod - Ubah Permission

Format: chmod [mode] file

Numeric mode:

chmod 755 file.txt
chmod 644 document.txt
chmod 700 script.sh

Symbolic mode:

chmod u+x script.sh      # Tambah execute untuk owner
chmod g-w file.txt       # Hapus write dari group
chmod o=r file.txt       # Set other jadi read only
chmod a+r file.txt       # Tambah read untuk semua

Keterangan symbolic:

  • u = user/owner
  • g = group
  • o = other
  • a = all
    • = tambah permission
    • = hapus permission
  • = = set exact permission

chown - Ubah Owner

Format: chown [owner][:group] file

chown john file.txt              # Ubah owner
chown :developers file.txt       # Ubah group
chown john:developers file.txt   # Ubah owner dan group
chown -R john:developers folder/ # Recursive untuk folder

Contoh Penggunaan Sederhana

Script executable hanya untuk owner:

chmod 700 script.sh

File konfigurasi sensitif:

chmod 600 config.conf

Direktori project untuk team:

chown -R :developers project/
chmod -R 770 project/

Website public:

chmod 755 direktori/    # Direktori
chmod 644 file.html     # File HTML

Contoh Command Linux

ls -l file.txt
chmod 644 file.txt
ls -l file.txt
chown john:developers file.txt
ls -l file.txt

Penjelasan:

  1. Lihat permission file.txt
  2. Ubah permission jadi 644 (owner rw, group+other read)
  3. Lihat lagi untuk verifikasi
  4. Ubah owner jadi john dan group jadi developers
  5. Lihat lagi untuk verifikasi perubahan ownership

Kesimpulan Singkat

Sistem user, group, dan permission adalah dasar keamanan Linux. Tiga permission (read, write, execute) untuk tiga kategori (owner, group, other) memberikan kontrol akses yang detail. Command chmod mengubah permission dan chown mengubah ownership. Memahami ini penting agar sistem aman dan bisa digunakan banyak user dengan hak akses yang sesuai.

FAQ Singkat

Apa perbedaan chmod 755 dan 777?

Permission 755: Owner full access (rwx), group dan other hanya read+execute (r-x). Permission 777: Semua punya full access (rwx). 777 sangat tidak aman karena siapa saja bisa ubah file.

Bagaimana cara lihat user dan group saya?

Gunakan command id untuk lihat UID, GID, dan group membership. Command whoami untuk lihat username. Command groups untuk lihat semua group yang diikuti.

Kenapa file tidak bisa diubah meski permission sudah 777?

Bisa karena file punya immutable flag (cek dengan lsattr), file system di-mount read-only, atau ada extended ACL yang membatasi akses.

Daftar Pustaka

  1. Linux Documentation Project - Users and Groups - https://tldp.org/LDP/lame/LAME/linux-admin-made-easy/users-groups.html
  2. GNU Core Utilities - File Permissions - https://www.gnu.org/software/coreutils/manual/html_node/File-permissions.html
  3. Linux Man Pages - https://linux.die.net/man/
  4. ChatGPT - https://chat.openai.com

Call to Action

Setelah memahami dasar keamanan Linux melalui user, group, dan permission, Anda bisa lanjut ke topik advanced seperti administrasi jaringan Linux, manajemen service, atau konfigurasi server web. Pemahaman keamanan ini jadi fondasi penting untuk topik lanjutan.

Internal Link

Terminal Linux dan command dasar yang telah dibahas pada artikel sebelumnya menjadi tools untuk mengelola user, group, dan permission. Command seperti ls untuk lihat permission, chmod untuk ubah permission, dan chown untuk ubah ownership adalah aplikasi langsung dari penguasaan terminal.

Posting Komentar

0 Komentar